Sabtu, 30 September 2017

Peralatan Komunikasi Zaman Dahulu


A. Peralatan Komunikasi Zaman Dahulu

Peralatan komunikasi sudah ada sejak dahulu kala.seiring dengan perkembangan Zaman, komunikasi mengalami kemajuan yang begitu pesat. Berikut ini beberapa jenis peralatan komunikasi pada zaman dahulu.

1. Papyrus

Menurutmu apa jadinya bila tidak ada kertas? Wah, tentunya tidak ada buku, koran, majalah dan surat menyurat. Kertas merupakan alat untuk menulis yang biasa digunakan sehari-hari. Kamu juga menggunakannya, bukan? Tahukah kamu pada zaman dahulu Orang juga sudah mengenal Kertas. Saat itu orang mengenalnya dengan sebutan papyrus. Papyrus digunakan untuk mencatat sebuah kejadian atau untuk menyimpan data-data perhitungan. Kertas ini terbuat dari daun tumbuhan papyrus. Tanaman papyrus tumbuh di daerah sungai Nil.
Tanaman ini hanya dapat hidup di daerah yang lembab dan basah. Daunnya panjang dan tinggi. Serat pohon ini juga terkenal kuat. Hal ini dapat dibuktikan dengan masih tersimpannya teks-teks yang terbuat dari kertas papyrus di perpustakaan Mesir Kuno. Cara membuat kertas dari papyrus ini sangat mudah. Orang-orang zaman dahulu hanya perlu melapisi, membasahi, dan mengeringkan daun papyrus. Namun sayangnya keberadaan dan pemggunaan kertas papyrus tidak dapat berkembang karena mulai Tergeser dengan adanya kulit binatang yang dapat digunakan untuk menulis.

2. Bereguh

Ada berbagai cara yang dilakuan masyarakat untuk dapat berkomunikasi. Hal ini juga dilakuan oleh masyarakat Indonesia yang tinggal di daerah pelosok. Agar mereka dapat saling berkomunikasi dengan lancar dan mudah, Dibuatlah sebuah alat komunikasi Sederhana.salah satu alat komunikasi yang dibuat adalah bereguh. Bereguh merupakan alat komunikasi tradisional masyarakat aceh yang penggunaannya dengan cara ditiup. Bereguh ini dapat menghasilkan beberapa nada, tergantung cara meniupnya. Bereguh digunakan untuk berkomunikasi dalam jarak yang berjauhan atau ketika berada dalam hutan. Bereguh terbuat dari Tanduk Kerbau. Saat ini bereguh sudah jarang digunakan lagi.

3. Kulkul 

Alat Komunikasi tradisonal peninggalan leluhur lainnya adalah Kulkul. Kulkul serupa Kentongan yang terbuat dari kayu berongga. Kulkul digunakan oleh masyarakat Bali Untuk mengumpulkan warga. cara menggunakan Kulkul dengan dipukul, semua orang akan berusaha mendengar dan mengartikan irama Kulkul kemudian melaksanakan.


Bagi masyarakat Bali, Kulkul mempunyai nilai sakral dan keramat. Oleh Karena itu, untuk 
membuat Kulkul harus melalui proses yang panjang. ada tahap-tahap tertentu untuk membuatnya, mulai dari memilih kayu, menebang, dan akhirnya membuatnya. untuk tiap tahapan dilakukan berbagai macam upacara untuk menghasilkan Kulkul yang memiliki kekuatan Magis dan Suci. 

Sesuai Kegunaannya Kulkul dibagi menjadi empat jenis, yaitu Kulkul Dewa, Kulkul Bhuta, Kulkul Manusia, dan Kulkul Hiasan. Kulkul Dewa dibunyikan untuk memanggil para dewa. Kulkul Bhuta dibunyikan untuk memanggil Bhuta Kala agar keadaan alam menjadi aman dan tentram. Kulkul Manusia dibunyikan untuk kegiatan manusia baik yang sudah disepakati seperti pertemuan, gotong royong, maupun keadaan yang mendadak terjadi seperti banjir, kebakaran, dan lain sebagainya. sedangkan Kulkul Hiasan merupakan Kulkul yang dibuat indah dengan diberi hiasan-hiasan. Kulkul hiasan ini biasanya digunakan untuk souvenir. Setiap jenis Kulkul mempunyai irama yang berbeda-beda. Kulkul diletakkan di tempat khusus yang diberi nama Bale Kulkul Sampai sekarang kulkul masih digunakan oleh masyarakat Bali. 





1 komentar:

  1. Buat belajar Tentang Komunikasi Jaman Sekarang dan jaman Dahulu

    BalasHapus

SISTEM PEMERINTAHAN DI INDONESIA

Sistem Pemerintahan di Indonesia Pengertian Sistem Pemerintahan, bentuk negara, bentuk kenegaraan, bentuk pemerintah, dan bentuk pemerintaha...